Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar jastip barang Jepang.

Bagaimana cara order?

Buka menu Kategori Barang → pilih toko → cari barang yang kamu mau → copy link produknya → kirim ke admin via WhatsApp. Admin akan hitung estimasi biaya dan kabari kamu. Detail lengkap ada di halaman Cara Order.

Berapa lama barang sampai ke saya?

Estimasi sekitar 3 minggu, tergantung jadwal PO terdekat. Untuk slot dan tanggal batch bisa dilihat di halaman Jadwal PO / Shipping.

Kenapa harga barang harus nunggu admin, nggak langsung tertera?

Karena total biaya = harga barang + fee jastip + ongkir di Jepang + ongkir Jepang→Indonesia, dan tiap barang beda berat/ukuran. Jadi admin hitung manual per barang biar akurat.

Barang preloved/second yang saya mau ternyata sudah habis. Kenapa?

Untuk barang second (Mercari, Yahoo Auction, Surugaya, Mandarake), stok biasanya cuma 1 pcs dan bisa terjual kapan saja sebelum kami sempat membeli. Karena itu, segera kirim link begitu nemu, dan kami sarankan siapkan 1–2 pilihan cadangan. Kalau barang keburu habis, biaya yang sudah dibayar untuk barang itu kami kembalikan / dialihkan ke barang lain.

Bisa pesan barang preorder / rilisan baru (belum keluar)?

Bisa. Untuk barang preorder, kamu perlu membayar DP saat order, dan pengirimannya akan mengikuti slot PO terdekat dengan tanggal rilis resmi produk. Karena itu waktu tunggunya menyesuaikan jadwal rilis (lebih lama dari barang biasa).

Bagaimana sistem pembayarannya?

Untuk barang ready/yang langsung kami beli: full payment setelah estimasi dari admin disetujui. Untuk barang preorder: bayar DP dulu saat order, sisanya dilunasi mendekati tanggal rilis / sebelum pengiriman.

Apakah bisa refund?

Apakah keaslian barang dijamin?

Kami membeli dari toko/marketplace di Jepang sesuai link yang kamu kirim. Untuk barang baru dari toko resmi relatif aman. Untuk barang second/kolektor (kartu, figure), kondisi & keaslian mengikuti deskripsi seller asal — kami bantu cek sebisanya, tapi tidak menjamin di luar info yang diberikan seller.

Ada barang yang tidak bisa dititipkan?

Ya. Karena aturan pengiriman udara dan Bea Cukai Indonesia, beberapa barang berisiko ditolak/ditahan: